Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2019

Kandungan dan Manfaat Ilmu Tajwid

Soal:  Apa Saja Yang Dipelajari dalam Ilmu Tajwid? Apa Pula Manfaatnya ? Jawab:  Yang dipelajari dalam cabang ilmu Tajwid adalah kalimat-kalimat dalam Al Quranul Karim. Huruf-hurufnya, makhroj (tempat keluar huruf) dan sifat-sifatnya, hukum-hukum, panjang pendeknya, bagaimana memulai dan menghentikan bacaan, dsb. Adapun manfaat atau faedah mempelajari ilmu tajwid diantara adalah: ▪ Menjaga lisan dari kesalahan saat membaca Kalamullah. Seorang yang terus belajar ilmu tajwid mengenal huruf, sifat dsb insyaallah akan terjaga dari kesalahan.  ▪ Meraih keutamaan yang dijanjikan dalam ayat dan hadits serta mendapatkan keridhoan dari Alloh Ta'ala. PELETAK ILMU TAJWID  Soal: Siapakah Peletak Ilmu Tajwid ? Jawab: Dari sisi amaliah, tentu peletaknya adalah Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam. Beliaulah yang menyampaikan Al Quran ini dari Alloh Subhanahu wata’ala. Dari beliaulahlah para shahabat mendapat pengajaran Al Quran. Lalu diwariska...

Defenisi Tajwid dan Ilmu Tajwid

Soal:  Apa yang dimaksud dengan ilmu Tajwid? Jawab:  Secara bahasa makna tajwid adalah tahsin (perbaikan/membaguskan) dan itqon (penyempurnaan). Adapun secara istilah, ilmu tajwid adalah ilmu yang menerangkan hukum serta kaidah-kaidah yang harus di-ilzam-i (diterapkan) saat membaca Al Quran sesuai dengan apa yang diwarisi oleh umat Islam (para shahabat) dari Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam., dengan memberi hak bagi setiap huruf, baik makhroj (tempat keluar huruf), sifat, harokat, tanpa unsur takalluf (memberat-beratkan diri) dan ta'assuf (memaksa).  Ringkasnya, ilmu tajwid adalah ilmu tentang tata cara membaca Al Quran dengan baik dan benar seseuai bacaan Rasulullah shallallohu’alaihi wasallam.  (Diambil dari buku: Zadul Qari, Abu Hamid Fauzi Isnaini cet. 1 hal. 20 dengan sedikit perubahan

Dokumentasi Tahsin Al-Quran Ibu-ibu MTAH Pondok Bambu - Jakarta Timur

Tahsin Al-Quran merupakan sudah menjadi kajian rutinan di beberapa tempat yang bekerjasama dengan kami seperti Masjid, Perumahan dan Perkantoran Pemerintahan serta BUMN. Kegiatan ini sangat efektif dan memberikan dampak positif terhadap para peserta kajian. Kajian Tahsin Al-Quran terdiri dari bacaan Al-Quran Classical (dipimpin ustadz), setoran bacaan Al-Quran (tahsin) dan setoran hafalan Al-Quran (Tahfidz). Berikut kami beberapa foto dokumentasi kegiatan Tahsin Al-Quran Ibu-ibu MTAH Pondok Bambu - Jakarta Timur dengan Ustadz Muhammad, SH.I Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta. Anda ingin belajar memperbaiki bacaan Al-Quran? Anda ingin menghafal Al-Quran? Anda ingin mengadakan kajian Tahsin/Tahfidz Al-Quran untuk perumahan, sekolah, masjid, kantor dll? Hubungi Whatsapp kami: 0857-7545-0380 (WHATSAPP)

Macam-macam Idgham

Hukum bacaan Idgham terbagi sebagai menjadi 3 macam yaitu: a. Idgham Muthamatilain hukum bacaan yang apabila suatu huruf bertemu dengan huruf yang sama. Misalnya huruf dal dengan dal. Contoh:   ﻗَﺪ ﺩَﺨَﻠُﻮاْ b. Idgham Mutaqaribain Idgham mutaqaribain yaitu apabila bertemunya dua huruf yang mahkraj dan sifatnya hampir sama seperti huruf mim bertemu dengan huruf ba, huruf kaf bertemu huruf qaf. Contoh:    ﻧَﺨْﻠُﻘڪُﻢْ c. Idgham Mutajanisain Idgham mutajanisain merupakan hukum bacaan ketika dua huruf dengan makhraj yang sama tetapi beda sifatnya bertemu seperti huruf ta bertemu thsa, lam bertemu ra serta dzal dan zha. Contohnya  ﻗُﻞ ﺭَﺏ  ﱢ ==================================================================== - Follow Instagram  MENGAJI TAJWID - Follow Instagram  NGAJI TAHSIN - Follow Instagram  LINGKAR QURAN

Hukum Tajwid Mim Mati/Sukun

Hukum bacaan mim mati/sukun jika bertemu dengan huruf tertentu terbagi menjadi tiga, yaitu: 1. Idgham Mimi Idgham mimi atau idgham mutamasilain adalah apabila huruf mim mati bertemu dengan dengan huruf mim dan cara melafalkannya adalah dengan membaca huruf mim rangkap secara mendengung. Contoh bacaan idgham mimi adalah  كَمْ مِن فِئَةٍ 2. Ikhfa Syafawi Ikhfa syafawi berbeda dengan ikhfa haqiqi, ikhfa syafawi merupakan apabila huruf mim mati (مْ) bertemu dengan huruf ba (ب) . Cara membacanya dengan samar-samar pada bibir dan juga dengan di dengungkan. Contoh bacaan ikhfa syafawi:  فَاحْكُم بَيْنَهُم 3. Idzhar Syafawi Idzhar syafawi adalah apabila mim mati bertemu dengan huruf selain huruf mim mati (مْ) dan huruf ba  (ب). Cara membacanya dilafadzkan dengan jelas pada bibir sambil menutup mulut. Contoh bacaan idzhar syafawi adalah  لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ==================================================================== - Follow Instagram MENGAJ...

Hukum Nun Sukun dan Tanwin

Ada beberapa jenis bacaan yang harus dipahami dalam membaca Al-qur’an, yang pertama adalah hukum bacaan nun mati bertemu suatu huruf yang dibagi kedalam beberapa kategori ini: 1.      Idzhar Halqi Idzhar menurut bahasa artinya jelas, idzhar halqi merupakan hukum bacaan yang apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf idzhar halqi. Adapun huruf-huruf idzhar halqi adalah sebagai berikut: Alif atau Hamzah  (ء),  Kha’ (خ), ‘Ain (ع), Ha’ (ح) ,   Ghain (غ), dan Ha’ (ﮬ). 2.      Idgham Bighunnah Idgham bighunnah memiliki arti melebur disertai dengan dengungan atau yang berarti memasukkan salah satu huruf nun mati atau tanwin kedalam huruf sesudahnya dan dilafadzkan mendengung jika bertemu dengan empat huruf, yakni:  nun (ن), mim (م), wawu (و) dan ya’  (ي). 3.      Idgham Bilaghunnah Idgham bilaghunnah memiliki arti yang berbanding terbalik dengan idgham bighunnah, yakni me...